Postingan

[Resensi] Menciptakan Generasi Berprestasi

Gambar
      Menciptakan Generasi Berprestasi       Judul: The Rising Star       Penulis: Laurentia Mira       Penerbit: Elex Media Komputindo       Cetakan: Pertama, 2017       Tebal: 183 halaman       ISBN: 978-602-04-0113-3       Nyaris seluruh orangtua menginginkan anaknya berprestasi, baik secara akademik, maupun prestasi di bidang lain. Namun sayangnya, tak sedikit orangtua yang terjebak pada standar mereka sendiri. Mengharuskan si anak bisa pelajaran ini atau itu, memiliki keterampilan ini atau itu. Orangtua acap lupa bila anak memiliki minat dan potensi yang bisa jadi sangat berbeda dengan orangtuanya.       Hingga muncullah pertanyaan-pertanyaan: ‘apa hal terpenting dalam dunia pendidikan anak-anak? Apa hakikat sebuah prestasi? Masih penting atau tidak penting? Bagaimana cara menyelamatkan anak-anak dari ambisi tanpa arah yang digarisk...

Menggali Passion yang Tersembunyi -Resensi di Kedaulatan Rakyat-

Gambar
Menggali Passion yang Tersembunyi Judul Buku: Ini Buku Kamu Penulis: Dedy Dahlan Penerbit: PT Elex Media Komputindo  (kelompok Gramedia) Cetakan: Pertama, 2016 Tebal: 200 halaman ISBN: 978-602-02-9437-7 Siapapun memiliki passion yang akan membuat hidupnya jadi berwarna dan menyenangkan.. Tapi sayangnya, tidak semua orang langsung mengetahui passionnya. Melalui buku ini, penulis mengajak pembaca menggali passionnya (hal 1). Mengapa harus menggali passion? Dedy mengacu pada konsep John L. Holland, "Setiap orang bakal tumbuh dan berkembang lebih baik di bidang yang cocok dengannya, dan bidang-bidang itu bisa diklasifikasikan sesuai denga tipe orang yang cocok dan berkembang di dalamnya." Dalam penggalian passion, penulis tidak membuat pembacanya mengerutkan kening dengan menjawab sejumlah pertanyaan. Melainkan mengajak pembaca melakukan berbagai kegiatan eksploratif. Jika umumnya, buku motivasi cenderung meminta pembacanya untuk segera fokus pa...

Resensi Pertama di Perada Koran Jakarta

Gambar
Ngirim resensi ke Koran Jakarta? Aduh!!! Bisa enggak ya? Berani enggak ya? Itulah pertanyaan yang sempat menghantui saya. Menulis resensi adalah hal baru bagi saya. Dulu, setiap kali baca buku, selesai, paham isinya, terus ceritain ke temen. Hanya seperti itu, dan selalu seperti itu. Hingga teman-teman di facebook memosting keberhasilan mereka menembus resensi di berbagai koran, salah satunya  Kojak (Koran Jakarta). Saya mencari tahu makna resensi, bagaimana meresensi, hal-hal apasaja yang boleh dan tidak boleh dituliskan, hingga syarat-syarat teknisnya. Setelah berlatih meresensi satu buku lawas karya Bang Iwok Abqary, dan diposting di blog beberapa waktu lalu, saya memutuskan meresensi buku baru, dan mengirimkan ke media. Pilihan jatuh ke Kojak. Bila ditanya, mengapa memilih mengirimkan resensi ke Kojak? Salah satu alasannya, karena web Kojak bisa diakses setiap hari. Sehingga bisa dipelajari seperti apa keinginan Redakturnya. Hari Minggu, tanggal 29 Januari lalu, sa...

Gado-gado Femina edisi 19, 7-13 Mei 2016

Gambar
Gado-gado femina edisi 19, 7-13 Mei 2016 Setiap memegang majalah femina, yang biasanya saya cari pertama kali adalah rubrik: cerpen, cerber, dan gado-gado. Karena gado-gado merupakan salah satu rubrik favorit saya, maka tak heran jika saya berandai-andai: andai tulisan saya bisa mengisinya…. Pucuk dicinta, saya menemukan cara dan syarat pengiriman untuk artikel gado-gado. Dan akhirnya, mulailah saya memikirkan hal apa yang sekiranya bisa ditulis dan dikirim. Sesuatu yang unik, beda, tapi juga familiar. Jadilah saya tuliskan saat sedang liburan bersama teman-teman di akhir April 2015 lalu. Setelah beberapa kali self editing, yang ternyata masih jauh dari kata bagus, akhirnya saya nekad mengirimkan artikel ini ke femina. Dan setelah benar-benar terkirim, saya akhirnya menyesal! Mengapa? Karena artikel saya bercerita jika saya menolak tawaran syuting. Saya takut dianggap tidak sejalan dengan femina. Bagaimana tidak? Bukankah banyak orang ingin wajahnya bisa masuk t...